
Berita Sepak Bola: Legenda Juventus, Alessandro Del Piero, mengkritik penampilan buruk Si Nyonya Tua saat mereka dihabisi oleh Fiorentina pada akhir pekan lalu.
Kenangan indah Alessandro Del Piero mencetak gol ikonik ke gawang Fiorentina pada 1994 seolah kontras dengan pemandangan yang ia saksikan akhir pekan lalu. Mantan bintang Juventus itu tak kuasa menyembunyikan kekecewaannya melihat “Si Nyonya Tua” tampil tanpa gairah dan dipermalukan Fiorentina, hanya berselang sepekan setelah kekalahan memilukan dari Atalanta di kandang sendiri.
“Sulit bagi saya untuk mengomentari ini, karena emosi saya sangat terlibat,” ungkap Del Piero kepada Sky Sport Italia. “Yang paling mengkhawatirkan adalah ketiadaan reaksi. Ini adalah malam yang sama sekali tidak mencerminkan semangat Juventus. Kalah itu wajar, tetapi harus dengan kepala tegak. Hari ini, baik di bangku cadangan maupun manajemen, tidak ada yang bisa merasa tenang atau mengklaim telah memberikan segalanya.”
Del Piero menyoroti keputusan taktis yang dianggapnya ganjil. Saat tertinggal, pelatih justru memasukkan tiga pemain bertahan, sementara Dusan Vlahovic dan Kenan Yildiz dibiarkan di bangku cadangan. “Tidak ada reaksi di lapangan, juga tidak dari bangku cadangan. Pergantian pemain dengan memasukkan tiga bek, tentu ada alasannya, tetapi ini menjadi diskusi umum tentang kondisi tim,” ujarnya.
Ia membandingkan situasi Juventus dengan Fiorentina, yang mampu bangkit dari periode sulit dengan soliditas tim dan dukungan kepada pelatih. “Di sini, tidak ada reaksi, nihil. Kita harus memberi kredit pada Fiorentina, yang berhasil mengatasi masa-masa sulit dengan bersatu bersama pelatih. Kebobolan tujuh gol dalam dua laga, sulit untuk berkata banyak tentang Juventus.”
Dua kekalahan beruntun dan kebobolan tujuh gol menempatkan Juventus dalam tekanan besar. Kritikan pedas Del Piero mencerminkan betapa seriusnya krisis yang tengah dihadapi tim.